Saturday, December 13, 2008

Fujifilm FinePix F60fd, Mampu mendeteksi 10 wajah

Fujifilm meluncurkan kamera digital terbarunya FinePix F60fd, dengan kombinasi teknologi tingkat tinggi dan kualitas tinggi kamera type F. Sukses dengan pendahulunya FinePix F50fd, Fuji FinePix F60fd dilengkapi layar LCD yang besar 3.0-inch. Salah satu keunggulan kamera Fujifilm dari seri F adalah kehandalannya saat digunakan pada ISO tinggi atau pada kondisi cahaya minim. Beberapa perbaikan dari fitur yang sudah ada sebelumnya adalah sistem face detection yang kini mampu mendeteksi hingga 10 wajah termasuk wajah yang menghadap ke samping. Perbaikan juga dilakukan pada fitur red-eye correction sehingga perbaikan benar-benar dilakukan pada bagian mata dan bukan bagian lain. Fujifilm juga menanamkan fitur perbaikan wajah yang bekerja dengan cara menghaluskan bagian kulit meski hasilnya terlihat sedikit kurang alami. Dilihat dari performanya, kamera yang satu ini sedikit kurang responsif. Start-up time dan jarak antara satu proses pengambilan gambar ke yang berikutnya sedikit terlalu lama. Untungnya hasil bidikan kamera ini cukup memuaskan. Detail cukup terlihat sementara warna yang ditampilkan juga terlihat hidup. Ada gejala penyimpangan warna dan barrel distortion namun tak terlalu menyolok. Ketajaman pixel sudah 12 megapixel dilengkapi dengan Super CCD sensor, Dual Image Stabilisation (CCD-shift with high ISO), kesensitifan ISO dari 1600 sampai dengan 6400 dalam 3 megapixel. Menggunakan lensa yang mantap Fujinon 3x zoom (35-105mm). Kombinasi dari ISO yang tinggi dan CCD-Shift stabilisasi dapat mengatasi gambar yang kabur ataupun meredam goncangan. Memang Fuji FinePix F60fd pengganti yang handal untuk seri pendahulunya yang classics FinePix F40fd dan FinePix F50fd Dilihat dari desain, FinePix F60fd ini masih mengusung rancangan yang mirip dengan generasi pendahulunya. Sederhana dan ringkas mungkin adalah salah satu pertimbangan Fujifilm saat merancang kamera saku yang satu ini. Tak banyak aksesoris yang ditampilkan meski desainnya juga tak terlalu kaku dan kuno. Fujifilm membuat desain kamera ini sedikit tak simetris dengan membuat sisi kiri atas sedikit melengkung. Tapi ini bukan sekedar tampilan saja karena desain ini juga memberikan kenyamanan saat dioperasikan. Ada sedikit lekukan di sisi kiri ini yang sebenarnya juga memiliki fungsi. Meski tak terlalu mantap namun setidaknya lekukan ini sudah memberikan sedikit pegangan buat jari. Sayang di bagian belakang justru tak ada thumb grip. Di bagian belakang yang dipenuhi layar LCD ini ada sederet tombol yang berjajar rapi lengkap dengan label dan icon yang jelas sehingga tak menyulitkan pengguna awal kamera ini. Karena hampir tak ada ruang kosong di antara jajaran tombol ini maka mau tak mau Anda harus sedikit hati-hati saat mengoperasikan kamera ini agar tak menekan salah satu tombol tanpa sengaja. Untuk sebuah kamera dari kelas point-and-shoot, kamera ini memiliki lumayan banyak fitur yang memungkinkan Anda mengatur beberapa setting secara manual. Namun tentu saja masih ada pengaturan otomatis yang membuat Anda tak perlu pusing-pusing memilih setting. Dan meski tak bisa dibilang 100% akurat namun pilihan otomatis ini juga lumayan handal. Produk ini dijual dengan harga sekitar Rp 2,7 juta.

No comments: