Sebagai sebuah PDA yang diluncurkan sebagai pesaing dari Blackberry, desain Toshiba Portégé G710 ini cukup menarik. Meski masih mengusung rancangan yang tak jauh dari desain Blackberry, Portégé G710 ini terlihat lebih menarik lantaran bodi yang lebih tipis dan tampak muka yang cukup menggoda.
Hampir seluruh permukaan Portégé G710 ini dibalut warna hitam pekat. Toshiba memberi sedikit sentuhan chrome pada beberapa bagian yang makin mengokohkan desain yang sudah membawa kesan profesional ini. Namun bukan hanya desain saja kelebihan dari Portégé G710 ini. Rancangan tampak depan ini juga memiliki sisi ergonomis yang cukup tinggi.
Meski ruangan yang tersedia untuk keyboard QWERTY di sini tidak terlalu luas, namun desainnya membuat masing-masing tombol ini jadi tetap nyaman saat digunakan untuk mengetik. Hal yang sama juga terjadi pada mini-trackball yang berada tepat di antara layar dan jajaran tombol keyboard ini.
Alat ini memang tidak bisa dibilang original (Blackberry juga menggunakan mini-trackball) namun performa mini-trackball yang dapat menyala saat digunakan ini cukup baik. Artinya Anda dapat mengoperasikan sistem operasi Windows Mobile 6 dengan cukup nyaman lewat trackball ini.
Sayangnya, nilai lebih PDA ini hanya pada desainnya. Performa mesin yang digunakan Toshiba Portégé G710 ini tak terlalu mengagumkan. Prosesor Texas Instruments OMAP 260MHz dan memory sebesar 64MB tak mampu bekerja dengan baik terutama saat digunakan untuk membuka banyak aplikasi. Kapasitas simpan yang disediakan pun jauh dari kata memadai, hanya 128MB.
Yang lebih memperburuk adalah konektivitas yang disediakan. Tak ada HSDPA atau koneksi Wi-Fi pada PDA ini. Anda terpaksa harus puas dengan GPRS saja. Bahkan Bluetooth yang digunakan di sini juga hanya yang versi 1.2. Ini membuat Toshiba Portégé G710 jadi tak sepadan bila dibandingkan dengan Blackberry.
Secara keseluruhan, sebenarnya yang bisa mendongkrak nilai produk ini hanyalah harga jualnya yang cukup rendah. Produk ini dijual dengan harga sekitar Rp3,800.000.
Showing posts with label PDA. Show all posts
Showing posts with label PDA. Show all posts
Friday, October 31, 2008
Toshiba Portégé G710, Desain ergonomis dengan harga murah
Sebagai sebuah PDA yang diluncurkan sebagai pesaing dari Blackberry, desain Toshiba Portégé G710 ini cukup menarik. Meski masih mengusung rancangan yang tak jauh dari desain Blackberry, Portégé G710 ini terlihat lebih menarik lantaran bodi yang lebih tipis dan tampak muka yang cukup menggoda.
Hampir seluruh permukaan Portégé G710 ini dibalut warna hitam pekat. Toshiba memberi sedikit sentuhan chrome pada beberapa bagian yang makin mengokohkan desain yang sudah membawa kesan profesional ini. Namun bukan hanya desain saja kelebihan dari Portégé G710 ini. Rancangan tampak depan ini juga memiliki sisi ergonomis yang cukup tinggi.
Meski ruangan yang tersedia untuk keyboard QWERTY di sini tidak terlalu luas, namun desainnya membuat masing-masing tombol ini jadi tetap nyaman saat digunakan untuk mengetik. Hal yang sama juga terjadi pada mini-trackball yang berada tepat di antara layar dan jajaran tombol keyboard ini.
Alat ini memang tidak bisa dibilang original (Blackberry juga menggunakan mini-trackball) namun performa mini-trackball yang dapat menyala saat digunakan ini cukup baik. Artinya Anda dapat mengoperasikan sistem operasi Windows Mobile 6 dengan cukup nyaman lewat trackball ini.
Sayangnya, nilai lebih PDA ini hanya pada desainnya. Performa mesin yang digunakan Toshiba Portégé G710 ini tak terlalu mengagumkan. Prosesor Texas Instruments OMAP 260MHz dan memory sebesar 64MB tak mampu bekerja dengan baik terutama saat digunakan untuk membuka banyak aplikasi. Kapasitas simpan yang disediakan pun jauh dari kata memadai, hanya 128MB.
Yang lebih memperburuk adalah konektivitas yang disediakan. Tak ada HSDPA atau koneksi Wi-Fi pada PDA ini. Anda terpaksa harus puas dengan GPRS saja. Bahkan Bluetooth yang digunakan di sini juga hanya yang versi 1.2. Ini membuat Toshiba Portégé G710 jadi tak sepadan bila dibandingkan dengan Blackberry.
Secara keseluruhan, sebenarnya yang bisa mendongkrak nilai produk ini hanyalah harga jualnya yang cukup rendah. Produk ini dijual dengan harga sekitar Rp3,800.000.
Monday, October 20, 2008
Socket SoMo 650, Tahan banting dan kokoh
Pasar PDA (personal digital assistant) makin hari makin menurun. Popularitas gadget yang dulu identik dengan pebisnis ini mulai digeser oleh smartphone dan netbook yang kurang lebih menawarkan kelebihan yang sama dengan PDA.
Namun sebenarnya PDA masih punya kelebihan tersendiri. Misalnya saja fiturnya yang murni berbau bisnis, dan lebih tahan terhadap serangan ketimbang smartphone. Dan celah inilah yang menjadi pasar buat Socket dengan meluncurkan produk bernama SoMo 650 ini. Sebagai tambahan, SoMo 650 ini juga menawarkan fitur tahan banting yang membuat produk ini memiliki daya tarik tersendiri.
Dari tampilannya, produk ini memang terlihat kokoh. Dengan casing terbuat dari plastik keras dengan lapisan karet pada sisinya membuat PDA berwarna abu-abu gelap ini jadi makin terlihat solid. Desain PDA ini sebenarnya bisa dibilang standar dan sangat minim aksesoris. Di satu sisi ini membuat tampilan PDA ini terlihat profesional, namun di sisi lain juga membuatnya berkesan tak menarik.
Yang cukup menarik dari SoMo 650 ini adalah masalah konektivitasnya. SoMo 650 ini dapat dengan mudah dihubungkan dengan jaringan nirkabel maupun Bluetooth. Koneksinya pun tergolong stabil. Bahkan SoMo 650 ini sudah dilengkapi dengan fitur fast roaming yang membuatnya dapat beralih jaringan hanya dalam hitungan detik saja.
Sayangnya kualitas layar 3,5 inci yang dipasang pada PDA ini tak bisa dibilang memuaskan. Meski tergolong jernih dan tajam, namun layar ini hanya mampu menampilkan resolusi hingga 240 x 320 pixel saja. Ini mungkin sangat terasa mengganggu bagi mereka yang sudah terbiasa dengan smartphone yang memiliki resolusi layar lebih tinggi.
Prosesor Intel PXA270 624MHz dan SDRAM sebesar 128MB yang dipasang di sini bekerja dengan baik. Sistem operasi Windows Mobile 6 classic yang dipasang di sini bekerja dengan baik dan responsif. Bahkan saat digunakan untuk memutar video sekalipun, tetap tak ada masalah yang mengganggu. Secara keseluruhan, SoMo 650 ini bekerja dengan baik. Produk ini dijual dengan harga sekitar Rp6,8 juta
Subscribe to:
Posts (Atom)