Showing posts with label PMP. Show all posts
Showing posts with label PMP. Show all posts

Thursday, November 20, 2008

iRiver T60, Kualitas suara memuaskan

Bentuk batang segi tiga memang tak umum untuk produk PMP yang belakangan ini seolah berlomba untuk merancang desain setipis mungkin. Bisa jadi desain aneh tersebut menjadi trik sang produsen untuk membuat produk ini gampang dibedakan dari produk lain. iRiver T60, PMP dengan bentuk yang cukup unik ternyata cukup nyaman saat digenggam. Apalagi dengan permukaan yang dirancang bergerigi membuat iRiver T60 ini jadi tak mudah terlepas dari tangan. PMP ini menggunakan layar CSTN berwarna seluas 1,01 inci yang tampilannya cukup terang dan jernih. Di sebelah kanan dari layar ini ada tombol kendali empat arah untuk mengoperasikan iRiver T60 ini sementara beberapa tombol lain diposisikan di sisi lain. Satu yang bisa dipastikan dari PMP keluaran iRiver adalah kualitas suaranya yang memuaskan, dan iRiver T60 ini bukanlah pengecualian. Hampir semua genre lagu dapat di-handle dengan baik oleh PMP ini. Suara yang dihasilkan pun cukup jernih pada hampir semua kanal. Artinya, baik bass, mid range, maupun treble masih terdengar dengan baik sehingga hampir semua suara instrumen dapat 'diproduksi' dengan baik. Kelebihan lain dari PMP ini adalah kemampuannya memutar file dengan ekstensi OGG, sistem kompresi opensource yang dianggap mampu memberikan kualitas suara lebih bagus dari MP3 dan WMA. Dan T60 ini mampu memutar file OGG hingga Q10 atau setara dengan 500kbps. Untuk bisa mendapatkan kualitas maksimum tentu saja Anda memerlukan headset dengan kualitas lebih bagus walaupun kualitas earphone bawaan T60 juga sudah memadai. Namun produk ini juga memiliki kekurangan yakni tingkat kemudahan pengoperasiannya. Karena bersisi tiga, maka tombol yang berada di bagian atas ini jadi agak sulit digunakan dengan nyaman. Kelemahan lain dari bentuk ini adalah tidak nyamannya PMP ini saat dimasukkan ke dalam saku. Masalah ini tidak pernah terjadi pada PMP yang mengaplikasikan desain tipis. T60 ini menggunakan daya dari baterai alkaline sehingga untuk jadi teman perjalanan panjang, PMP ini mungkin kurang cocok. Saat digunakan secara terus menerus, baterai iRiver T60 ini hanya mampu bertahan hingga 20 jam saja. Untungnya Anda bisa menggunakan baterai AAA untuk mengganti daya baterai ini bila Anda tak menemukan sumber daya listrik untuk mengisi ulang baterainya. Masalah lain adalah bahwa PMP ini mengkonsumsi baterai lebih banyak saat digunakan untuk mentransfer lagu dari atau ke PMP ini. Untuk masalah pengoperasian, iRiver T60 ini tidak terlalu mengalami masalah yang serius. Tombol kendali empat arah yang ada di sebelah kanan layar dapat bekerja dengan baik dan cukup responsif. Sayangnya, Anda hanya dapat memilih (browse) lagu berdasarkan folder penyimpanannya saja. Anda tak bisa memilih lagu berdasarkan artist, genre, atau album tag. Namun pada dasarnya ini tak terlalu jadi masalah bila Anda sudah biasa melakukan browsing dengan cara ini. Secara keseluruhan, iRiver T60 ini memang cukup memenuhi syarat untuk dipertimbangkan saat memilih pemutar musik digital. Namun bila Anda mengharapkan kemampuan lebih seperti dukungan video, masih banyak produk lain yang menawarkan lebih dari PMP ini. produk ini dijual dengan harga sekitar Rp1,7 juta

Wednesday, November 12, 2008

TrekStor vibez, Desain ergonomis dan pengoperasian mudah

Kesan pertama sebuah produk memang didapat dari tampilan luarnya. Bila ini berhasil dengan baik, maka promosi produk ini dijamin tak akan mengalami kesulitan. Langkah selanjutnya adalah memberikan fitur, kinerja dan tentu saja harga jual yang punya nilai lebih pula. Dari sekian banyak produk portable media player (PMP), TrekStor Vibez ini adalah salah satu produk yang mampu memenuhi semua syarat itu. Dari luar, desainnya cukup mampu membuat mata tertuju padanya. Dengan bentuk oval dibalut warna hitam dengan bagian belakang berbentuk melengkung berwarna chrome, TrekStor vibez ini memang mampu menggoda mata yang melihatnya. Di bagian depan ada dua bentuk lingkaran. Lingkaran yang atas berisi layar seluas 1,5 inci sedangkan lingkaran yang bawah berfungsi sebagai tombol kendali yang berbentuk clickwheel. Clickwheel ini didesain melengkung sehingga memberi rasa nyaman pada jari saat mengoperasikannya. Desain penuh lengkung ini memang membuat tampilan PMP ini jadi terlihat modern dan dinamis, namun di saat yang sama juga membuat PMP ini jadi agak sulit diletakkan di atas meja karena bentuk belakangnya yang melengkung. Desain yang sama juga membuatnya jadi tak terlalu nyaman dikantongi. Clickwheel berbentuk besar ini juga memiliki tingkat ergonomis cukup tinggi. Pengoperasiannya mudah dan cukup responsif sehingga pengguna awal pun tak akan mengalami kesulitan 'menjelajahi' menu dengan tombol putar ini. Namun meski semua fungsi dari menu dapat diakses melalui clickwheel ini, TrekStor masih menyediakan tiga tombol (power, volume up, volume down) secara terpisah. TrekStor vibez ini juga mengusung beberapa fitur yang cukup menarik seperti kemampuan membuat playlist, dukungan file yang lumayan banyak, kemampuan membaca file berformat gambar, dan built-in mic yang membuatnya dapat berfungsi sebagai perekam suara. Ada media simpan berkapasitas hingga 32GB yang dapat Anda manfaatkan untuk tujuan ini. Di samping stamina baterainya yang cukup bagus (20 jam playback), TrekStor vibez ini juga memiliki keunggulan dari sisi sistem file transfer yang cukup mudah. Sayangnya PMP ini masih belum mendukung format file video. Namun bila Anda bukan termasuk orang yang suka menonton video pada layar 'mungil' ini tak akan terlalu jadi masalah. Menu utama sebuah MP3 player jelas adalah kualitas suara yang dihasilkannya, dan untuk itu, TrekStor vibez ini tak mengalami masalah apa pun. Kualitas suara yang dihasilkan cukup bagus dan jernih dengan tingkat bass yang memadai. Yang jadi masalah sebenarnya malah tingkat volume suara yang tak terlalu keras terutama jika Anda menggunakan headphone yang cukup besar. PMP ini dibandrol dengan harga sekitar Rp2,7 juta.

Monday, November 10, 2008

Cowon iAudio 7, Awet dengan kualitas suara memuaskan

Biasanya fitur yang wajib dimiliki sebuah gadget adalah kemudahan pengoperasian. Semakin mudah pengoperasian sebuah peranti, maka semakin besar pula daya tarik produk tersebut. Salah satu contoh dari produk yang punya desain menarik namun tak terlalu mudah dioperasikan adalah Cowon iAudio 7 ini. Sebenarnya, desain produk ini tidak terlalu istimewa. Bahkan bisa dibilang ukurannya terlalu tebal dan agak terasa mengganggu saat dimasukkan ke dalam saku. Yang membuat desain portable media player (PMP) ini jadi terlihat unik mungkin adalah lekukan berbentuk garis melintang dan dua lingkaran yang sebenarnya adalah tombol kendali PMP ini. Di samping tombol berbentuk aneh ini ada layar LCD seluas 1,3 inci dengan tampilan yang tak terlalu mengecewakan. Tombol-tombol lain diletakkan di sisi atas dan kanan dari PMP ini sehingga bagian depan terlihat cukup bersih. Saat digunakan, tombol-tombol di bagian depan yang memiliki fitur touch sensitive ini tak terlalu gampang dimengerti. Akibatnya diperlukan sedikit waktu untuk memahami fungsi dari tombol ini serta membiasakan diri dengan sistem kendalinya Untungnya meski tak terlalu mudah dioperasikan, PMP ini punya beberapa fitur yang cukup menarik. Sebut saja dukungan file yang cukup banyak sehingga Anda hampir tak memerlukan lagi software audio converter untuk bisa memutar file audio tertentu. Cowon iAudio 7 sudah mendukung kebanyakan format file seperti MP3, WMA, OGG, WAV, WMA DRM, bahkan hingga FLAC. Fitur menarik lain dari produk ini adalah kemampuannya membuat playlist sehingga Anda tak harus bolak-balik memilih lagu. Selain itu, Cowon iAudio 7 ini juga sudah mendukung format video meski untuk melihat video dalam waktu yang lama pada layar seluas 1,3 inci mungkin tak terlalu nyaman juga. Peranti ini juga sudah mampu menampilkan file gambar dan teks serta dapat berfungsi sebagai radio FM, perekam suara dan alarm. Anda bahkan dapat mengatur jadwal merekam acara radio FM pada waktu yang tertentu. Kelebihan lain dari produk ini adalah stamina baterainya yang dapat diandalkan. Cowon menyebut angka 60 jam sebagai durasi maksimal menggunakan PMP ini dalam sekali proses pengisian baterai. Ini membuat PMP dengan kapasitas media simpan hingga 16GB ini bisa jadi teman dalam perjalanan panjang. Secara keseluruhan, produk ini cukup bisa diandalkan karena kualitas suaranya pun cukup memuaskan. Produk ini dibandrol dengan harga sekitar Rp1,9 juta.

Monday, October 27, 2008

iRiver Spinn, Pengopersaian jadi lebih mudah

Portable media player keluaran iriver ini punya desain yang cantik. Dengan balutan warna silver dan desain berkesan simple dan futuristik, Spinn ini memang benar-benar membawa kesan dinamis yang kuat. Kini dengan teknologi layar sentuh, pengoperasiannya pun jadi semakin mudah. Dengan dimensi 99,5 x 51 x 10,7mm dan bobot cuma sekitar 70gram, Spinn ini bisa jadi teman perjalanan yang menyenangkan. Apalagi dengan kapasitas simpan sampai 8GB, Anda bisa menyimpan cukup banyak lagu atau film sebagai teman pengisi waktu dalam perjalanan. Spinn ini mendukung format MP3, WMA, OGG, APE, FLAC, ASF, AVI, dan WMV. Layarnya pun tak terlalu kecil. Dengan ukuran 3,3 inci dan kemampuan menampilkan resolusi hingga 480 x 272 pixel, layar AMOLED punya ketajaman warna yang bagus. Yang paling unik mungkin adalah tombol putar analog yang ada di sebelah kanan layar. Kontradiktif dengan layar sentuh yang justru mendominasi permukaan Spinn ini. Sayangnya, Spinn ini tidak menyediakan slot mini SD seperti versi sebelumnya. Daya tahan baterainya pun mengalami sedikit penurunan bila dibanding generasi sebelumnya. Spinn ini hanya mampu bertahan selama 24 jam untuk memutar audio. Ini berarti 3 jam lebih pendek dari versi sebelumnya. Untuk saat ini, Spinn ini baru beredar di Korea saja, datanya bahkan tak ada di situs iriver di negara lain. Kabarnya, iriver menjual Spinn ini dengan harga sekitar Rp.2.400.000 untuk yang berkapasitas 4GB dan sekitar Rp.2.750.000 untuk yang berkapasitas 8GB.