![]() |
| Tarikan skutik (Onestop-Tech) |
Skuter matik atau skutik masih menjadi idola kalangan orang tua, muda, laki-laki maupun perempuan. Motor yang cocok digunakan untuk segala usia itu, kini mendominasi kendaraan roda dua di jalanan. Namun, bagaimana jika tarikan skutik tiba-tiba berat?
”Mungkin masih banyak pengguna yang belum mengetahui, bagaimana cara menjaga skutik agar tetap prima,” jelas Waryono, mekanik Mandiri Bengkel di Jalan Palagan, Sleman, DIY kepada Onestop-Tech Jum'at (19/11). Menurutnya, hampir semua masalah yang dihadapi pengendara sama. Salah satu keluhan yang banyak terjadi, lanjutnya, adalah soal tarikan skutik.
”Tarikan skutik tiba-tiba berat, seperti tidak kuat jalan atau lemot,” tandasnya. Untuk mengatasi problem tersebut, kata Waryono, ada beberapa faktor yang perlu diperhatikan. Misalnya, problem bisa terjadi pada sistem karburator, sistem pengapian dan sistem perpindahan tenaga atau sistem CVT (continuously variable transmission).
“Nah, pada sistem CVT ini, terdapat banyak komponen semisal V-belt, tourci cam, spring pully secondary, pully, weight/roller dan sebagainya yang tentu perlu diperiksa,” ujarnya. Sayangnya, kata Waryono, hanya mekanik bengkel yang bisa melakukan pemeriksanaan atas kondisi CVT tersebut.
”Mungkin masih banyak pengguna yang belum mengetahui, bagaimana cara menjaga skutik agar tetap prima,” jelas Waryono, mekanik Mandiri Bengkel di Jalan Palagan, Sleman, DIY kepada Onestop-Tech Jum'at (19/11). Menurutnya, hampir semua masalah yang dihadapi pengendara sama. Salah satu keluhan yang banyak terjadi, lanjutnya, adalah soal tarikan skutik.
”Tarikan skutik tiba-tiba berat, seperti tidak kuat jalan atau lemot,” tandasnya. Untuk mengatasi problem tersebut, kata Waryono, ada beberapa faktor yang perlu diperhatikan. Misalnya, problem bisa terjadi pada sistem karburator, sistem pengapian dan sistem perpindahan tenaga atau sistem CVT (continuously variable transmission).
“Nah, pada sistem CVT ini, terdapat banyak komponen semisal V-belt, tourci cam, spring pully secondary, pully, weight/roller dan sebagainya yang tentu perlu diperiksa,” ujarnya. Sayangnya, kata Waryono, hanya mekanik bengkel yang bisa melakukan pemeriksanaan atas kondisi CVT tersebut.


